SYLLABUS OF ORAL EXAMTION COC-II (BAHAN UJIAN TEST LESAN ANT-II)

manouver to platform

full alert onto position

Mata ujian NAVIGASI:

RANCANGAN PELAYARAN.

1.Perencanaan Pelayaran Sesuai Routering Instruction:

Dalam membuat suatu perencanaan pelayaran menurut routering instruction kita harus melaksanakan 4 tahapan yang saling berkaitan erat yg berguna untuk mencapai suatu perencanaan dan pencapaian sebuah pelayaran yg aman yaitu:

a. Tahap persiapan ataupenilaian (appraisal), b.Tahap perencanaan planning), c.Tahap pelaksanaan (Execution). d.Tahap pemantauan (Monitoring).

Tahap ini perlu di ikuti secara berurutan sesuai dengan tujuannya,suatu penilaian dari informasi yg tersedia harus di buat sebelum rencana , secara terperinci disusun dan sebuah rencana harus ada dulu sebelum strategi dlm pelaksanaannya dpt diputuskan sekalipun rencana dan cara pelaksanaannya telah diputuskan ,pemantauan harus dilakukan utk memastikan bahwa rencana tersebut dilaksanakan dan di latyari dengan aman.

2.Prinsip-prinsip umum ship routering.

Prinsip umum yg hrs dipatuhi dlm ship routering adh bagaimana cara utk minimize resiko kesalahan navigasi selama pelayaran, cara ini dituangkan dlm suatu rancangan pelayaran yg di susun berdasarkan tahapan2 yg tlh ditentukan shng dpt memastikan bahwa kapal dapat dilayarkam dg aman dari suatu pelabuhan ke pelabuhan yg lain.

3.systempelaporan kapal.

Biasanya sytem pelaporan kapal di lakukan oleh pelbuhan2 / suatu pusat pelayaran lalulintas (VTS) didaerah2 tertentu yg mempunyai jalur lalu lintas yg padat /banyaknya resiko navigasi shng dg adanya system pelaporan kapal ii dapat mengurangi resiko tubrukan bagi kapal2 maupun resiko bahaya navigasi.

PENENTUAN POSISI.

1.macam2 proyeksi peta:

Proyeksi peta adalah suatu metode utk menggambarkan seluruh atau sbagian permukaan bumi pada bidang datar dan macamnya adalah:

a.Proyeksi Azimuth: -Onagrafis, stereografis (Proyeksi Azimuth conform), gnomonik polar gnomonic,Equatorial gnomonic,oblique gnomonic (great circle chart).                            b.Proyeksi Kerucut : -Proyeksi kerucut tunggal, Proyeksi lambert comformal,proyeksi polyconic(kerucut majemuk). c.Proyeksi silinder: -Proyeksi Mercator oleh Gerhard Kramer (tdk perpektif),-Proyeksi Mercator tranversal,-Proyeksi oblique Mercator.

2.Berlayar  menurut lingkaran besar mercator:

Lingkaranbesar adalah lingkara pada bulatan bumiyg titik pusatnya berimpit dengan titik pusat bulatan bumi,gambaran lingkaran besar di peta lintang bertumbuh(proyeksi mercator)terlukis sbg garis lengkung dg sisi cekungnyamenghadap katulistiwa,dipeta lingkaran besar (proyeksi gnomonic),lingkaran besar itu tertulis sbg grs lurus jarak sepanjang linkaran besar adalah lebih pendek daripada jauh sepanjang loxodrom,menghitung jarak spnjng lingkarn besar antara 2 tempat dpt dilakukan dg menggunakan rumus:                            .  Cos a = Cos(li1-li2) – cos li1 x cos li2 x Sinv^ bu

3.Perhitungan Vertex:

Vertex adalh titik pada lingkaran besar yg letaknya terjauh dr katulistiwa (lintang tertinggi) Vertex letaknya pd derajah yg berbeda 90 derajat dr titik potong lingkaran besar dg katulistiwa. Lingkaran besar antara 2 tempat akan melalui titik vertex bila:

. cos li v = cos li1 x cos li2 x sin^ bu x cosec a.

.Bujur vertex = Bujur tolak – ^.

.cos ^ = cotg li v x tg li.

4.Berlayar menurut lintas majemuk (composite track):

Berlayar sepanjng lingkran besar tanpa melampaui suatu jajar tertentu hal ini tjd krn apabila berlayar menggunakn lingkaran besar terdapat rintangan (obtruction),diatas lintang tertentu shngg tdk dpt agi mempertahankan haluan lingkaran besar tsbt, jarak yg ditempuh dlm composite track dpt dihitung dgn menggunkn rumus:

.Jarak = sin li1 x cossc@ + ^3cos @ + sin li2 x cosec@.

5.Perhitungan bintang yang tidak dikenal

Bintang yang tdk di kenaL dapat dicari namanya dg mencari nilai  sha*nya berdasarkan aturan Cotangens dari segitiga bola.

L  = Lintang penilik (latitude).   Ts= Tinggi sejati (corrected attitude).  T  = Azimuth (baringan gyro)

Rumus:   SHA *=GHA* – GHA i atau sin Z = cos (L-ts) – Cos L x cos ts x sinvers T.

Setlh kt dapat nilai SHA* dan nilai zawal dari bintangnya yg tdk dikenal tsbt mk kita dpt mencari nam bintangnya dgn menggunakan peta bintang (sar finder) dg pedoman dr nilai2 SHA* dan Zawal yg mendekati tersebut.

* titikmlintang polris (@ Ursea Minoris).                                                                                    *LS = ts + a0 + a1 + a2 – 1Derajat.                                                                                                *A0 = Argument LHA @ & tinggi ukur.                                                                                      *A1 =Argument LHA @ & 00 derajat – 68 derajat U (lintang penilik).                   *A2=Argument LHA @ dg bulan jan s/d dec.                                                                               *Azimuth = Argument LHA @ klom paling bawah.                                                           *Bintang tak di kenal  dpt kita ketahui bila kita mengetahui SHA* dan Zawal* U/S dari selected star table.

Rumus cotg p = (tg ts : sin T -TGg Li : tg T)cos li.

p ke LHA* = GHA2 + SHA * +\- bujur.

SHA*=LHA* – GHA@ +\- Bujur

Sin Z = (cos li +\- ts : term l)-(cosL:Cos ts x sinvers T :term ll)

+  bila term l> term ll, zawal senama dg lintang.                                                                          –  bila term l< term ll, zawal tak senama dg lintang.

6.penggunaan &  pemanfaatan peta gnomonic:

peta2 gnomonic biasanya di gunakan utk peta2 detail / peta rencana dg skala yg lbh besar 1: 50000, krn diginakan sbg peta2 detail / peta rencana maka peta gnomonic ini tdk dpt digunakan sbg peta navigasi bagi pelayaran kpl2 laut.

7.Perhitungan pasang surut

Benda angkasa yg di pakai sbg pembangkit pasang adalah bulan, gaya pasang oleh pengaruh  bulan di suatu titik di bumi adl selisih antara gaya tarik bulan terhadap titik pusat bumi. Pasang surut pada suatu titik di bumi ditentukan oleh besarnya gaya tarik BA (bulan &matahari)pd titik tersebut,namun gaya tarik bulan lbh besar dibanding matahari krn bulan letaknya dekat dengan bumi. Data2 perhitungan pasang surut di ambil dari suatu pelabuhan(HARMONIC CONSTAN).

KOMPAS DAN KEMUDI

1.Prinsip2 Magnetic Compass .

Magnetic compas bkrj berdasarkan induksi magnet bumi yg tjd pd besi2 kapal baik itu besi keras,lunak/pun setengah keras.cara kerja magnetic compas berpedomanpd hukum coluomb (l,ll,lll)dan hukum induksi magnetis.

* hukum coloumb l: kutub2 yg tdk senama saling tarik menarik,kutub yg senama saling tolak menolak.

*  hukum coloumb ll : penarikan & penolakan magnetis adlh berbanding lurus dg byknya magnetis yg terkumpu di dalam kutubnya.

*hukum cluomb lll: penarikan dan penolakan magnetis adlh berbanding terbalik dg kwadrat jarak dari letak kutub2 yg saling mempengaruhi.

*hukum induksi magnetis :

a.didlm besi yg diinduksi didekat kutub yg menginduksi dibangkitkan sbh kutub yg tdk senama.                                                                                                                                        b.induksi magnetis adlh sebanding lurus dg banyaknya magnetisme di dalam kutub yg menginduksi.                                                                                                                          c.induksi magnetis adlh berbanding terbalik dg kwadrat jarak dari besi yg menginduksi dan yg diinduksikan.

Kesalahan2 magnet compas

kesalahan didlm kompas dsbt deviasi, kesalahan magnet compas yg disbabkn oleh induksi pd batang besi keras, atau besi lunak juga bisa karena karena kapal senget. gausin error adlh kesalhan deviasi yg terjd wkt kapal sdng memutar terlalu cepat.  Retentive error kesalahan yg timbul apabila kapal dikemudikan dg haluan yg sama pada wkt yg lama, mk jk kpl mengadakan perubhn haluan akan mengakibatkan timbulnya kesalahan retentive (bewrhubungan dengan gaya b dan c ).

deviasi : sudut antara UM & UP                                                                                           nilai deviasi menjadi besar apabila : kapal didlm dock, kapal senget,  kapal kandas, kapal tersambar petir, kapal tubrukan .                                                             Metode menentukan deviasi: dengan baringan benda angkasa, baringan transit baringan timbal, baringan benda jauh, dan dengan melihat peta dunia deviasi.  variasi adalah sudut yg di bentuk oleh US & UM.                                                         

NILAI VARIASI tergantung : posisi kapal di permukaan bumi dan waktu.

faktor2 perubahan variasi : perubahan harian,perubahan tahunan , perubahan jangka panjang (secular change) yg menmblkn increasing & decreasing.

2.GYRO COMPASS ADALAH COMPAS YG CARA BEKERJANYA BERDASARKAN SIFAT2 GASING YG BERPUTAR DG CEPAT YG DI TENTUKAN OLEH HUKUM GASING.

kesalahan2 pd gyro compass:                                                                                             a.kesalaha haluan dan laju kesalahan yg tjd krn adanya resultante antar arah gerakan maju kapal dan arah rotasi bumi yg besarnya sangast dipengaruhi oleh haluan dal laju kapal.                                                                                                               b.kesalahan peredam.(kesalahan lintang) besarnya kesalahan ini tergantung dari lintang sipenilik , kesalahan ini tetap utk semua haluan, koreksi kesalahan ini dgn menyetel cincin garis layar,pd sisi kanan semi automatic  korektor trdpt trdapat sekerup kedua,dg jl memuatar pd tombol tsbt cincin grs layar dpt dipindahkan thdp blok baja yg di beri merkah2 dg grs2 bagi utk 0 derajat s/d 70 derajat s.

c.kesalahan balistik.kesalahan  tergantung dr haluan dan perubahan laju.         d.kesalahan ayunan apabila kapal mengoleng mk tjd suatu tekanan ke muka dn blkng yg mnimblkan sebuah kopel yg menyebabkn terjadinya senget pd poros gasing.

3.prinsip kerja system kemudi otomatis (auto pilot) &  procedure pengoperasiannya:                                                                                                                      system kemudi otomatis adlh bgmn kita hrs mengemudikan kapal dgn menggunakan kemudi otomatis agar kapal tetap bertahan pd haluannya dg sedikit mungkin grkn kemudi,yg mn utk mencapai hal tsbt hrs percaya pd pengaruh dr penyeteln komponen2 yg ada pd system kemudi otomatis tsbt.                                                            pengoperasian system auto pilot:                                                                                        *sebelum kita on system auto pilot,kita terlebih dahulu hrs menyetel tombol2:

a. weather adjusment (tombol pengatur cuaca).                                                                          b. rudder adjusment(tombol pengatur kemudi).                                                                         c.weather helm (tombol pengemudi cuaca).                                                                  d.Support rudder (ballast kemudi).                                                                                  penyetelan outo pilot hrs memperhatikan keadaan yg ada agar tombol2 tsbt dpt berfungsi se ekonomis mungkin, apabila penyetelan dr tombol2 trsbt dilakukan dg benasr dg memperhitungkan segala nkeadaan  n kndisi yg ada barulah system kemudi otomatis itu dpt dihidupkan.

4.fungsi dan cara kerja mesin pendingin.                                                                 fungsi utk mendinginkan ruangan2 sesuai temperature yg di inginkn ( ruang daging, ruang sayur, ruang buah2an dan ruang accomodation).

cara kerja mesin pendingin:

a. kompresor menghisap uap bahan pendingin (freon 12) tekanan 1 bar 10 derajat   celcius dan di naikkan tekanan mjd 0,5 bar suhu 15 derajat celcius.                                    b.uap pendingin tsbt di maksukkan kekondensor didinginkan dan dirubah menjadi cairan pendingin di tampung di receiver.

c.dari receiver cairan dilemaskan di dehydrator utk menghindarkan uap air ikut dalam system.                                                                                                                                            d. dari sini cairan pendingin dialirkan ke pipa evaporator keruangan yg di inginkan.

5.fungsi dan cara kerja ows.                        

fungsi utk memisahkan minyak dan air , sebelum  air di buang ke laut utk mencegah pencemaran. cara kerja pompa got menghisap air got di maksukkan keseparator yg berputar sangat cepat,air dan minyak dipisahkan gdn memakai gaya centrifugal,minyak kotor di tampung di sludge tank air kotor dimasukkan ke coaliser disini air disaring 2 kali bila kosentrasinya 15 ppm(part per milion) langsng bisa di buang kelaut bila blm lakukan blushing agar kosentrasinya turun. meaning of ppm mili liter/liter ; 1 part / milion.

Tentang Capt.Luthfie

saya lahir tahun 1973 di desa krengseng,gringsing, jawa tengah dan sekolah sma tinggal di weleri dan pada tahun 1992 di semarang masuk akademi maritim nasional indonesia selesai di kampus 1995 dan prola/cadet pada th 1996 di perusahaan meratus surabaya selesai th 1997 masuk kampus lagi dan pegang MPB III setelah itu joint di kapal log pt.kayu lapis indonesia kaliwungu sampai 1998 barulah mulai itu masuk dalam dunia offshore sampai sekarang dan sekarang saya sedang training untuk pengoperasikan MODU [MOBIL OFFSHORE DRILLING UNIT]Rig.Seapup yang beroperasi di laut jawa lokasi pertamina hilir energy.
Pos ini dipublikasikan di ujian lisan ant ll dan tag , . Tandai permalink.

10 Balasan ke SYLLABUS OF ORAL EXAMTION COC-II (BAHAN UJIAN TEST LESAN ANT-II)

  1. Idi suwardi berkata:

    Blog walking gan. kunjungan baliknya saya tunggu.

  2. Yana Mulyana berkata:

    Ijin sedot ilmu capt….
    Tambah posting khususnya Ilmu pelayaran capt, biar pelaut pemula kya saya dapat belajar pada pelaut senior.

  3. Syamsul Bahri berkata:

    Ijin SEnior,,,Copy Ilmunya,makasih sebelumnya,mau berbagi dengan kita2 yang pemula..

  4. sinbad berkata:

    ok nanti aku ajarin ya

  5. M U H A M M A D berkata:

    Capt tambah Lagi Posting” tentang Ilmu pelayaran, lagi Ditunggu ini Capt, terimah kasih😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s